GEN MENGENDALIKAN SIFAT


1. Bagaimana hubungan antara sifat yang diekspresikan dengan adanya reaksi kimia yang terjadi? Berikan contohnya!
Jawab: Sifat yang diekspresikan merupakan suatu hasil dari proses terjadinya reaksi kimia. Hal ini berkaitan dengan adanya gen-gen tertentu yang secara spesifik akan mengendalikan pembentukan tiap macam polipeptida protein, termasuk protein enzim yang nantinya enzim ini akan berperan dalam reaksi kimia. Setiap reaksi kimia yang terjadi membutuhkan banyak enzimyang akan bekerja secara spesifik pada tiap tahap reaksi. Contoh: Ara operon dari E.coli terdiri dari tiga gen struktural (araB, araA, dan araL) yang mengkode tiga enzim yang terlibat dalam katabolisme arabinosa. Katabolisme arabinosa berkaitan erat dengan kemampuan ketahanan hidup bakteri terhadap lingkungannya.
2. Bagaimana mekanisme kerja yang membuktikan bahwa sifat yang diekspresikan dikendalikan oleh banyak gen?
Jawab: Gen-gen yang tersusun akan melakukan proses transkripsi dan tranlasi secara berurutan. Telah diketahui bahwa dalam proses transkripsi dan translasi tidak hanya satu gen yang dikodekan dan diterjemahkan, melainkan banyak gen. Penerjemahan gen-gen ini yang akan menghasilkan pembentukan macam-macam polipeptida. Polipeptida akan menjadi macam-macam protein yang akan manjadi penyusun utama enzim yang memiliki kemampuan spesifik dalam setiap tahap reaksi kimia yang terjadi. Selama terjadinya transkipsi menjadi RNA, terjadi pula rangkaian reaksi biokimia. Dan dari reaksi-reaksi ini akan menghasilkan suatu produk yang akan menentukan suatu sifat atau kemampuan (fenotip) dalam suatu makhluk hidup.
3. Apakah persebaran gen turut menentukan pengendalian gen terhadap sifat yang diekspresikan?
Jawab: Persebaran gen baik dalam satu lokus maupun pada lokus yang berbeda ikut menentukan bagaimana gen tersebut dalam mengendalikan suatu sifat yang diekspresikan. Gen pada lokus yang berbeda akan berpengaruh secara kuantitatif terhadap perubahan ekspresi fenotif.
4. Bagaimana hubungan komposisi protein pada suatu enzim dengan gen yang mengendalikannya?
Jawab: macam dan jumlah polipeptida pada suatu protein enzim dapat berbeda-beda, ada protein yang hanya terdiri dari satu polipeptida, tetapi ada pula yang tersusun dari dua atau lebih polipeptida. Apabila protein enzim tersebut terdiri dari satu polipeptida, maka macam polipeptida tersebut hanya satu. Jika jumlah protein enzim tersusun dari dua atau lebih polipeptida, maka polipeptida-polipeptida tersebut mungkin hanya satu macam tetapi dapat pula bermacam-macam. Jika macam polipeptida pada suatu protein bermacam-macam, maka pembentukan polipeptida-polipeptida tersebut bukan dikendalikan oleh satu macam gen, melainkan banyak macam gen.

Iklan

About juliyatinputri

Saya adalah seorang putri Madura yang mencoba mengaktualisasikan diri melalui sebuah ketikan keyboard,,, berharap dapat menemukan telaga ilm

Posted on April 20, 2010, in Biologi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: